rinduku pada elusan lembut tangan tuhan
ketika ku merasa lelah lalu ia membelaiku dengan mesra
memberi setitik semangat di balik sentuhannya
rinduku pada tatapan cinta dari sang tuhan
ketika aku merasa terluka lalu ia tunjukkan senyuman terindahnya
sekedar menghapus lara yang mulai kehilangan arah
rinduku pada nyanyian merdu dari pita suara tuhan
ketika bingung terlihat di rona muka lalu ia bisikkan mantra-mantranya
menyingsingkan keraguan dari lengan kehidupan yang hitam nan legam
rinduku pada pelukan erat dari tuhan
ketika tangis sudah menjadi bagian dari takdir lalu dari segala arah terasa hangat dekapannya
meluruhkan segala nestapa dan menggantinya dengan cinta
rinduku padamu tuhan
ketika hati mulai merasa hampa lalu kosong merajai jiwa
kau masih tetap ada, menungguku di bangku taman surga
sejenak kau berbisik lirih di ujung telingaku
meraih ujung jemariku dengan lembut
menatapku dengan penuh kehangatan
memeluk erat dengan penuh cinta
seketika aku merasa bahagia
ya, aku berhasil meluapkan kerinduanku padamu
kita terlihat seperti sepasang sejoli yang sedang memadu kasih dan tak terpisahkan kembali kini
meskipun awalnya sempat perih terasa
sungguh itu pun bukanlah sesuatu yang berarti
ya, dengan mudah barusan kau menarik ruh dari tubuhku.
terima kasih Tuhan, aku mencintaimu.
ketika ku merasa lelah lalu ia membelaiku dengan mesra
memberi setitik semangat di balik sentuhannya
rinduku pada tatapan cinta dari sang tuhan
ketika aku merasa terluka lalu ia tunjukkan senyuman terindahnya
sekedar menghapus lara yang mulai kehilangan arah
rinduku pada nyanyian merdu dari pita suara tuhan
ketika bingung terlihat di rona muka lalu ia bisikkan mantra-mantranya
menyingsingkan keraguan dari lengan kehidupan yang hitam nan legam
rinduku pada pelukan erat dari tuhan
ketika tangis sudah menjadi bagian dari takdir lalu dari segala arah terasa hangat dekapannya
meluruhkan segala nestapa dan menggantinya dengan cinta
rinduku padamu tuhan
ketika hati mulai merasa hampa lalu kosong merajai jiwa
kau masih tetap ada, menungguku di bangku taman surga
sejenak kau berbisik lirih di ujung telingaku
meraih ujung jemariku dengan lembut
menatapku dengan penuh kehangatan
memeluk erat dengan penuh cinta
seketika aku merasa bahagia
ya, aku berhasil meluapkan kerinduanku padamu
kita terlihat seperti sepasang sejoli yang sedang memadu kasih dan tak terpisahkan kembali kini
meskipun awalnya sempat perih terasa
sungguh itu pun bukanlah sesuatu yang berarti
ya, dengan mudah barusan kau menarik ruh dari tubuhku.
terima kasih Tuhan, aku mencintaimu.
